You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo KALURAHAN Krembangan
Logo KALURAHAN Krembangan
Krembangan

KAP. Panjatan, KAB. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

MARI BERSINERGI UNTUK MENUJU KREMBANGAN YANG BERDIKARI ***** INFO LAYANAN DAN ADUAN SILAHKAN PILIH MENU LAYANAN UMUM ***** JANGAN LUPA FOLLOW DAN SUBSCRIBE MEDIA SOSIAL KAMI JAM PELAYANAN EFEKTIF SENIN - KAMIS JAM 08:00 - 15:00 WIB | JUMAT JAM 07:30 - 15:00 WIB

PENTAS RINTISAN KALURAHAN BUDAYA KATEGORI TUMBUH

Administrator 03 Agustus 2022 Dibaca 1.339 Kali
PENTAS RINTISAN KALURAHAN BUDAYA KATEGORI TUMBUH

Dalam rangka pentas “Gelar Potensi Rintisan Kalurahan Budaya Kategori Tumbuh”  di Taman Budaya Kulon Progo tanggal 1 Agustus 2022 Kalurahan Krembangan menyajikan sendratari menampilkan cerita napak tilas Raden Tumenggung Sosrodigdoyo. Dikisahkan bahwa Krembangan merupakan salah satu bagian dari wilayah yang dulu dikenal dengan sebutan Karang Kemuning yang selanjutnya berubah menjadi Kabupaten Adikarta.Disebutkan bahwa Pangeran Notokusumo diangkat menjadi KGPA Ario Paku Alam I dan mendapat pelungguh di sebelah barat sungai Progo sepanjang pantai selatan yang dikenal dengan nama Pasir Urut Sewu.

Tanah pelungguh tersebut pada waktu itu sebagian masih berupa rawa-rawa, maka sebagai bupati pertama Raden Tumenggung Sosrodigdoyo mendapat perintah agar mengeringkan rawa-rawa itu supaya bisa untuk bercocok tanam sehingga menjadi daerah yang subur .Dalam melaksanakan perintah untuk mengkondisikan rawa-rawa  tersebut warga sempat diganggu oleh makhluk halus namun bisa disingkirkan oleh R. Tumenggung Sosrodigdoyo sehingga perintah dapat dilaksanakan dengan baik. Penduduk Kalurahan Krembangan masih menjaga tradisi budaya serta kesenian. Mata pencaharian warga mayoritas petani yang mampu mengolah hasil pertanian menjadi makanan tradisional. Di tengah tengah Kalurahan Krembangan ada air terjun yang dikenal dengan Goa Kebon yang sekarang menjadi destinasi wisata edukasi bagi wisatawan setempat maupun luar daerah. Terdapat pula sebuah makam yang bernama makam Wonosari di mana di dalamnya ada sebuah batu nisan bertuliskan huruf Arab Pegon yang berbunyi Raden Tumenggung Sosro Digdoyo Bupati pertama Adikarta. Dalam sendratari ini R.Tumenggung Sosro Digdoyo diperankan oleh Wahudi (penggiat kethoprak konvensional improvisasi) sedangkan Adipati Paku Alam diperankan oleh Sutriyanto (pemeran pembantu pria terbaik  festival kethoprak Kabupaten Kulon Progo tahun 2021) sekaligus sebagai Pimpinan produksi dalam penggarapan sendratari ini. Sutradara oleh Bp.Ramelan, penata iringan Bp. Kemiran,Tata rias ibu Sri Dalyati Penanggung jawab Bp Samiran dan Bp. Slamet Rusdiharjo, S.Pd

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBK 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 560.739.344,64 Rp 1.635.545.593,00
34.28%
Belanja
Rp 340.376.841,00 Rp 1.745.657.408,00
19.5%
Pembiayaan
Rp 117.612.903,15 Rp 110.200.503,15
106.73%

APBK 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Kalurahan
Rp 0,00 Rp 9.000.000,00
0%
Lain-Lain Pendapatan Asli Kalurahan
Rp 80.090.000,00 Rp 91.500.000,00
87.53%
Dana Desa
Rp 0,00 Rp 373.456.000,00
0%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 36.820.601,00 Rp 196.547.796,00
18.73%
Alokasi Dana Kalurahan
Rp 323.285.305,00 Rp 840.541.797,00
38.46%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 120.000.000,00 Rp 120.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 543.438,64 Rp 4.500.000,00
12.08%

APBK 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Kalurahan
Rp 338.959.765,00 Rp 1.189.055.948,00
28.51%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan
Rp 457.076,00 Rp 285.839.200,00
0.16%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Kalurahan
Rp 960.000,00 Rp 80.870.800,00
1.19%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan
Rp 0,00 Rp 108.752.800,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Kalurahan
Rp 0,00 Rp 81.138.660,00
0%