You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo KALURAHAN Krembangan
Logo KALURAHAN Krembangan
Krembangan

KAP. Panjatan, KAB. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

MARI BERSINERGI UNTUK MENUJU KREMBANGAN YANG BERDIKARI ***** INFO LAYANAN DAN ADUAN SILAHKAN PILIH MENU LAYANAN UMUM ***** JANGAN LUPA FOLLOW DAN SUBSCRIBE MEDIA SOSIAL KAMI JAM PELAYANAN EFEKTIF SENIN - KAMIS JAM 08:00 - 15:00 WIB | JUMAT JAM 07:30 - 15:00 WIB

KOORDINASI BULANAN KADER KALURAHAN KREMBANGAN: KOMITMEN BERSAMA TEKAN ANGKA STUNTING

Administrator 06 Agustus 2025 Dibaca 169 Kali
KOORDINASI BULANAN KADER KALURAHAN KREMBANGAN: KOMITMEN BERSAMA TEKAN ANGKA STUNTING

KabarKrembangan — Pemerintah Kalurahan Krembangan kembali menggelar kegiatan koordinasi rutin bulanan bersama para kader kesehatan dari seluruh padukuhan yang ada di wilayah Krembangan. Pertemuan yang berlangsung di Pendopo Kalurahan Krembangan ini turut dihadiri oleh perwakilan Puskesmas serta unsur Pemerintah Kalurahan. Kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam isu prioritas yaitu penurunan angka stunting.

Pada pertemuan bulan ini, fokus pembahasan diarahkan secara khusus pada evaluasi dan penguatan komitmen bersama dalam menekan angka stunting di wilayah Kalurahan Krembangan. Dalam sambutannya, Ramelan selaku Kamituwa Kalurahan Krembangan menekankan pentingnya peran aktif kader dalam upaya percepatan penurunan kasus stunting. Ia menyampaikan keprihatinannya bahwa meskipun alokasi anggaran untuk kegiatan penurunan stunting telah disiapkan dengan cukup besar, hasil di lapangan masih belum menunjukkan progres yang memuaskan.

“Dari data terakhir yang kami terima, masih terdapat 26 kasus stunting, 15 kasus gizi kurang, dan 2 kasus gizi buruk. Ini adalah pekerjaan rumah besar yang membutuhkan kerja nyata dan kolaborasi dari semua pihak,” ungkap Ramelan dengan tegas.

Sementara itu, Ike Riyanti, kader dari Padukuhan Gesikan, turut memberikan pandangan berdasarkan pengalamannya di lapangan. Ia menyebutkan bahwa selain persiapan pra melahirkan dari seorang ibu, salah satu faktor penyebab stunting adalah anak-anak yang mengalami kesulitan makan, serta pola asuh yang kurang tepat dari orangtua atau orang orang disekitar anak. Menurutnya, edukasi tentang pola makan dan gizi seimbang tidak hanya harus ditujukan kepada orangtua, tetapi juga kepada lingkungan sekitar anak.

“Pola asuh yang salah bisa berdampak besar. Banyak anak yang terbiasa makan makanan instan, minum minuman manis dengan kandungan gula tinggi dan bahan pengawet, hal ini membuat anak cenderung enggan makan makanan yang lebih bergizi serta mengandung nutrisi yang sebenarnya lebih dibutuhkan untuk perkembangan tubuh. Maka edukasi harus menyeluruh, termasuk untuk nenek, kakek, pengasuh, bahkan tetangga sekitar, agar lebih berhati hati dan tidak sembarangan memberikan makanan kepada anak” ujar Ike.

Melalui forum koordinasi ini, seluruh kader bersepakat untuk meningkatkan intensitas pemantauan, penyuluhan gizi, serta mendorong peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal. Pemerintah Kalurahan berjanji akan terus memfasilitasi kebutuhan program serta melakukan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas berbagai langkah yang diambil.

Diharapkan dengan komitmen dan kerja sama yang solid antara kader, Puskesmas, dan pemerintah kalurahan, angka stunting di Kalurahan Krembangan dapat ditekan secara signifikan.

Bagikan Artikel Ini

"Terima kasih atas dukungan dari semuanya.
Ramelan 06 Agustus 2025
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBK 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 560.739.344,64 Rp 1.635.545.593,00
34.28%
Belanja
Rp 340.376.841,00 Rp 1.745.657.408,00
19.5%
Pembiayaan
Rp 117.612.903,15 Rp 110.200.503,15
106.73%

APBK 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Kalurahan
Rp 0,00 Rp 9.000.000,00
0%
Lain-Lain Pendapatan Asli Kalurahan
Rp 80.090.000,00 Rp 91.500.000,00
87.53%
Dana Desa
Rp 0,00 Rp 373.456.000,00
0%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 36.820.601,00 Rp 196.547.796,00
18.73%
Alokasi Dana Kalurahan
Rp 323.285.305,00 Rp 840.541.797,00
38.46%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 120.000.000,00 Rp 120.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 543.438,64 Rp 4.500.000,00
12.08%

APBK 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Kalurahan
Rp 338.959.765,00 Rp 1.189.055.948,00
28.51%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan
Rp 457.076,00 Rp 285.839.200,00
0.16%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Kalurahan
Rp 960.000,00 Rp 80.870.800,00
1.19%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan
Rp 0,00 Rp 108.752.800,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Kalurahan
Rp 0,00 Rp 81.138.660,00
0%